Allamah Warram bin Abi Firash meriwayatkan, suatu hari Zaid bin Suhan Abdi ( salah satu syi’ah ternama Amirul Mu;minin Ali as) berada ditengah-tengah majlis Imam Ali as, bersama para sahabat yang lain sedang mendengarkan, ceramah dan nasehat Imam. Tidak lama kemudian Zaid melemparkan beberap pertanyaan, sebagai berikut: Zaid: Wahai Amirul Mu’minin! Kekuatan apakah yang paling tinggi dan selalu menang? Imam menjawab: Hawa nafsu. Zaid: perbuatan apakah yang membuat manusia rendah dan hina? Imam menjawab: Tamak terhadap dunia Zaid: Perbuatan apakah yang paling utama dari perbuatan yang lain? Imam menjawab: Takwa dan meninggalkan maksiat. Zaid: pekerjaan apakah yang mudah mendapat kesuksesan? Imam menjawab: Meminta sesuatu disisi Allah. Zaid: Siapakah teman atau sahabat yang paling merugikan dari semuanya? Imam menjawab: Sahabat yang mengajakmu bermaksiat. Zaid: Siapakah mahluk yang paling celaka? Imam menjawab: orang yang menjual akhiratnya dengan dunianya. Seperti, orang yang memberikan kesaksian bohong atau menghakimi dengan tidak adil hanya untuk mendapatkan kedudukan atau uang. Zaid: siapakah manusia yang paling cerdas? Imam menjawab: manusia yang tangap terhadap kemajuan dan perkembangan. Zaid: Siapakah manusia yang paling sabar? Imam menjawab: Orang yang tidak marah ketika berhadapan dengan orang yang mengganggunya. Zaid: Siapakah orang yang paling teguh dengan pendapatnya? Imam menjawab: Orang yang tidak membanggakan dirinya dihadapan orang lain, dan tidak mudah tertipu oleh dunia. Zaid: Siapakah orang yang paling dungu? Imam menjawab: orang yang bangga dengan dunia ketika melihat gemerlap dan kemewahannya Zaid: Siapakah yang paling buta dari orang lain? Imam menjawab: Orang yang bekerja kepada selain Allah, tetapi meminta pahala kepada Allah. Zaid: Apakah musibah yang paling berat?Imam menjawab: Musibah yang menimpa agamanya( seorang yang tertimpa penyelewengan aqidah)Zaid: Siapakah manusia yang paling utama disisi Allah?Imam menjawab: manusia yang paling takut kepada Allah, manusia yang paling takwa, dan yang paling zuhud atas dunia. Zaid: ucapan apakah yang paling utama disisi Allah?Imam menjawab: memperbanyak dzikir kepadaNya, merintih dan menangis serta memanggilNya.Zaid: Keadaan apakah yang paling utama disisi Allah?Imam menjawab: Mengabdi dan wara’…[1]
[1] Tanbihul Khawatir 492 – 493.