Kronologi Tasbih Sayyidah Fathimah Zahra as

Januari 13, 2008

Ketika hendak bertasbih, Sayyidah Fathimah as. mengambil benang yang terbuat dari bulu kambing, kemudian ia menggulungnya sebanyak jumlah takbir dalam bentuk yang bulat. Ia memegangnya dan memutarkanya sembari berdzikir membaca tasbih.
Begitulah Sayyidah Fathimah as. senantiasa bertasbih hingga hari kesyahidan Sayyidina Hamzah bin Abdul Mutthalib Rasulullah Saw. Setelah itu, ia mengganti tasbihnya dengan tanah kuburan Sayyidina Hamzah. Sejak saat itu ia berdzikir dengan tasbih yang beliau buat dari tanah tersebut. Kemudian masyarakat mengikuti apa yang dilakukan oleh beliau. Mereka juga membuat tasbih dari tanah dan menggunakannya untuk berdzikir.
Hal ini terus berlanjut hingga masa kesyahidan Imam Husain as. di padang Karbala. Lantaran tanah kuburan Imam Husain as. itu memiliki keutamaan yang melebihi tanah lainnya, masyarakat menggunakan tanah tersebut sebagai tasbih. Dan setelah itu, tasbih mereka dibuat dari tanah kubur Imam Husain as. Bihar al-Anwar jilid. 85, hal. 333.
Walaupun pada saat ini banyak tasbih yang dibuat dari selain tanah Karbala, akan tetapi yang lebih utama adalah tasbih yang terbuat dari tanah itu, yaitu tanah di mana Imam Husain as dikebumikan.


Tasbih Sayyidah Fathimah Zahra as

Januari 13, 2008

 Imam Ali as menuturkan, “Pada suatu hari, sejumlah raja Ajam (non-Arab) mengirim beberapa budak wanita sebagai hadiah kepada Rasulullah Saw. Aku berkata kepada Fathimah as., Datanglah engkau kepada Rasulullah dan mintalah darinya pembantu (untuk mengurusi rumah)!’”.     Sayyidah Fathimah as. pergi mendatangi ayahandanya, kemudian ia meminta dari beliau.            Rasulullah Saw. berkata, Wahai Fathimahku! Aku akan memberikanmu sesuatu, yang lebih baik dari pembantu, bahkan lebih baik dari dunia dan seisinya;       Setiap setelah melakukan salat, bacalah tiga puluh empat kali Allahu Akbar, tiga puluh tiga kali Alhamdulillah, dan tiga puluh tiga kali Subhanallah, kemudian akhiri dengan membaca Lailahaillallah! Pekerjaan ini lebih baik daripada yang engkau minta, dunia dan seisinya ada di dalamnya.      Setelah itu Sayyidah Fathimah selalu membaca tasbih ini setiap kali seusai menunaikan ibadah salat. Oleh karena itu, tasbih ini dinisbahkan kepada beliau.  Bihar al-Anwar  jilid. 85, hal. 336.   


Apa yang telah Dilakukan Wanita ini?

Desember 13, 2007

Imam Ali as. menuturkan, “Pada suatu hari, Sayyidah Fathimah as. datang kepada Nabi Saw., dan aku melihat Nabi begitu keras menangis.” Imam Ali as. melanjutkan, Demi ayah dan ibuku sebagai tebusanmu! Gerangan apakah yang membuatmu menangis?” Baca entri selengkapnya »


Berkah Keagungan Keluarga Nan Suci

Desember 13, 2007

Suatu hari, seorang Yahudi mendatangi Rasulullah Saw. Dia berdiri di hadapan beliau dengan muka murung. Rasulullah Saw. bertanya, “Apakah keperluanmu?” Yahudi menjawab, “Apakah engkau yang paling utama atau Musa bin Imran; seorang nabi yang diajak berbicara oleh Tuhannya, diturunkan Taurat kepadanya, kemudian dihadiahkan tongkat kepadanya, dapat membelah lautan, dan awan membuntutinya ketika ia berjalan.”

Rasulullah Saw. berkata, Aku bukan pengungkap kebaikan diri sendiri, namun sebaiknya aku katakan apa adanya, ‘Ketika Adam as. melakukan kesalahan, maka penyebab ia dimaafkan adalah ucapannya kepada Allah, “Ya Allah! Atas kedudukan Muhammad dan keluarga Muhammad, ampunilah dosa-dosaku! Dan Allah pun memaafkannya.”

“Ketika Nuh menaiki perahunya dan ketakutan tenggelam, ia meminta kepada Allah, ‘Ya Allah! Aku meminta kepada Engkau atas kedudukan Muhammad dan keluarga Muhammad, selamatkanlah aku dari tenggelam!” Allah pun menyelamatkannya dari tenggelam. “Dan ketika Ibrahim Al-Khalil berada dalam lalapan api, ia meminta, ‘Ya Allah! Aku meminta kepada Engkau atas Kedudukan Muhammad dan keluarga Muhammad, selamatkanlah aku dari api ini!’ Maka, Allah menjadikan api tersebut dingin dan tidak satu pun dari badan Ibrahim yang terbakar. “Dan ketika Musa melemparkan tongkatnya sehingga berubah menjadi naga yang mengerikan, ia merasa ketakutan dan berkata, ‘Ya Allah! Aku meminta kepada Engkau atas kedudukan Muhammad dan keluarga Muhammad, lindungilah aku dan bebaskanlah aku dari ketakutan!’ Saat itu pula Allah berfirman, “ Janganlah takut! Sesungguhnya engkau akan menang.”

Kemudian Rasulullah berkata, “Wahai Yahudi! Seandainya Musa hidup pada zaman ini dan tidak beriman kepadaku dan kenabianku, maka iman dan kenabiannya tidak berarti bagi dirinya. “Wahai Yahudi! Salah satu dari cucu keturunanku adalah Mahdi. Ketika ia muncul, Isa bin Maryam akan diutus dari langit untuk membantunya. Isa akan mengutamakan Mahdi atas dirinya dan ia akan shalat di belakangnya.” bihar alanwar jilid 6 hal. 366. 


Wajah Islam

Desember 3, 2007

“Islam itu telanjang. Bajunya adalah rasa malu, hiasannya adalah kewibawaan, harga dirinya adalah amal saleh dan tonggaknya adalah wara`. Segala sesuatu memiliki asas, dan asas Islam adalah kecintaan kepada kami Ahlul Bayt”.imam Shadiq as.


Alon-alon

Desember 3, 2007

“Pelankanlah suaramu, karena Allah yang mengetahui segala yang kau simpan dan tampakkan. Ia telah mengetahui segala yang engkau inginkan sebelum kalian meminta kepada-Nya”.imam Shadiq as.


Memperhatikan Ahlubait

Desember 3, 2007

“Kami tidak akan lupa untuk menjaga kalian, dan tidak akan lalai untuk mengingat kalian. Jika tidak karena hal itu, segala kesulitan akan menimpa kalian dan para musuh akan melahap kalian. Oleh karena itu, takutlah kepada Allah dan bantulah kami”.imam Mahdi aj.


Tetesan Air Mata

Oktober 21, 2007

مَا مِنْ شَيْئٍ إِلاَّ وَ لَهُ كَيْلٌ أَوْ وَزْنٌ إِلاَّ الدُّمُوْعَ، فَإِنَّ الْقَطْرَةَ مِنْهَا تُطْفِئُ بِحَارًا مِنْ نَارٍ

Imam Ja’far ash-Shâdiq as berkata, “Segala sesuatu (di dunia ini) pasti memiliki timbangan dan takaran kecuali air mata, karena satu tetes darinya dapat memadamkan lautan api”.(Bihârul Anwâr, jilid 93, hal. 331, Hadis No.14)

Setiap orang yang hidup di dunia ini pasti pernah menangis. Bahkan, pertanda bahwa seorang bayi yang baru lahir itu hidup adalah tangisannya setelah ia keluar dari perut ibunya. Oleh karena itu, orang-orang yang menangani kelahiran seorang bayi ketika tidak mendengarkan tangisannya, mereka akan merasa khawatir akan hidupnya.

Orang-orang yang menangis Baca entri selengkapnya »


15 Pertanyaan? 15 jawaban

Oktober 7, 2007

Allamah Warram bin Abi Firash meriwayatkan, suatu hari Zaid bin Suhan Abdi    ( salah satu syi’ah ternama Amirul Mu;minin Ali as) berada ditengah-tengah majlis Imam Ali as, bersama para sahabat yang lain sedang mendengarkan, ceramah dan nasehat Imam. Tidak lama kemudian Zaid melemparkan beberap pertanyaan, Baca entri selengkapnya »


Lagu Kebebasan; Abdullah Muzni ra

Oktober 7, 2007

Sejak masih kecil telah ditinggal orang tuanya, karna itu dia dipelihara dan di jaga oleh pamannya. Dia sangat menghormati pamannya dia anak yang  sopan dan juga santun terhadap para tetangganya. Dia hidup dan tumbuh  ditengah masyarakat Jahiliyah, padahal dizamanya islam sudah ada, akan tetapi mereka masih tenggelm dalam kesyirikannya dan masih menyembah berhala. Pamannya yang musrik sangat menyayangi ponakannya semua kebutuhan dan fasilitasnya dipenuhinya, sehingga dia bisa hidup tenang dan sejahtera. Nama anak muda ini adalah Abdul Uzza. Baca entri selengkapnya »